Dan dari Semut pun kita bisa belajar….

MENJAGA UKHUWAH MENGEMBAN AMANAH

Dan dari Semut pun kita bisa belajar….

حَتَّىٰ إِذَا أَتَوْا عَلَىٰ وَادِ النَّمْلِ قَالَتْ نَمْلَةٌ يَا أَيُّهَا النَّمْلُ ادْخُلُوا مَسَاكِنَكُمْ لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَانُ وَجُنُودُهُ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ

“Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari”. (QS.An Naml: 18).

Pelajaran yang bisa diambil dari binatang yang bernama semut:
– Semut adalah binatang yang tidak rela sahabatnya jatuh dalam kebinasaan.(Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya)
– Semut adalah binatang yang ingin kebaikan bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga merambah kepada yang lain.(Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya)
– Semut adalah binatang yang apabila melarang sesuatu dijelaskan apa alasannya.(agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya)
– Semut adalah binatang yang obyektif jika berkata (tidak menambah atau mengurangi) (agar kamu tidak diinjak)
– Semut adalah binatang yang membiasakan berhusnudzan.(sedangkan mereka tidak menyadari).

Ayooo jangan kalah sama SEMUT…

Ustadz Abu Yusya’, S.Pd.I

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.