Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Profil Al-Madinah Nusantara

MENJAGA UKHUWAH, MENGEMBAN AMANAH  UMAT BERSAMA AL-MADINAH NUSANTARA

Untitled-1Kebahagian hidup di dunia dan akhirat! Itulah yang kami, Anda, dan semua orang cari dalam kehidupan ini. Dalam banyak ayat Al-Qur’an, Allah menginspirasi kita dengan petunjuk-Nya untuk senantiasa beriman dan beramal saleh agar kita meraih kebahagian itu. Itulah yang mendasari semua aktifitas di Yayasan Al-Madinah Nusantara (YMN) selama ini, meraih Kebahagian hidup di dunia dan akhirat!

Yayasan al-Madinah Nusantara memulai aktifitas kegiatannya pada pada tahun 2012. Lembaga yang beralamat di Dusun Kragilan XIV, RT.04/31, Sidoluhur, Godean, Sleman ini sebenarnya merupakan metamorfose dari Yayasan Pesantren al-Madinah (YPM) yang di pimpin oleh Ustadz Ridwan Hamidi, Lc. MA. Ustadz Ridwan Hamidi, Lc.MA, merupakan salah seorang yang menggagas berdirinya YPM. Hal itu dilakukannya setelah ia menyelesaikan studinya di Universitas Islam Madinah, Saudi Arabia. Secara perlahan pegembangan da’wah Islam dengan pemahaman yang benar mulai  dilakukannya sejak tahun 1998 M/1417 H. Pada masa-masa perintisan ini aktivitas da’wah banyak diprioritaskan kepada masyarakat umum, mahasiswa, dan pelaksanaan training-training keagamaan bagi masyarakat yang ingin mengkaji Islam secara lebih mendalam.

Pada tahun 2001 M/1421 H, ustadz Ridwan Hamidi beserta rekan-rekan yang tergabung dalam jama’ah pengajiannya mendirikan YPM di Yogyakarta. Pada tahap awal keberadaannya, YPM memulai kiprahnya dalam bidang pendidikan dengan mendirikan  pondok pesantren untuk mendidik dan melatih calon-calon da’i dan muballigh  yang akan terjun di masyarakat.

YMN didirikan dengan tujuan menegakkan syiar Islam dan menyebarkan pemahaman Islam yang benar, membangun persatuan umat dan ukhuwah Islamiyah yang dilandasi semangat kerjasama dan saling menasehati, mewujudkan institusi/lembaga pendidikan, ekonomi dan sosial yang Islami dan berkualitas, dan membentuk generasi Islam yang menjadi pelopor dalam berbagai bidang kehidupan.

1. Pondok Pesantren Al-Madinah

logoalmadinah

Program ini menyediakan semua sarana dan prasarana secara gratis bagi para pemuda yang ingin mendalami ilmu agama secara serius dengan dibimbing oleh para ustadz dan pengajar berpengalaman lulusan Universitas Islam Madinah dan beberapa perguruan tinggi Islam di dalam negeri. Program ini bertujuan untuk mencetak da’i dan muballigh yang siap terjun di masyarakat dengan bekal ilmu-ilmu dasar keislaman. Pondok Pesantren al-Madinah telah meluluskan hingga angkatan ke-9. Jumlah lulusannya saat ini telah mencapai lebih dari 60 orang yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, khususnya Jawa.

2. Buka Bersama Penuh Berkah

Program ini dilakukan pada setiap bulan Ramadhan yang diadakan di beberapa tempat sekitar DIY dan daerah-daerah lain di luar DIY seperti Purwokerto, Purbalingga, Surabaya dan sebagainya.

3.Qurban Penuh Berkah

Qurban_

Program penyembelihan dan penyaluran hewan qurban kepada orang-orang yang berhak menerimanya. Pembagian dan penyebaran hewan kurban menjadi salah satu program rutin tahunan Yayasan al-Madinah. Sudah sejak sembilan tahun lalu, pihak Yayasan mendapatkan kepercayaan dari kaum muslimin dan untuk menyalurkan hewan kurban ke berbagai tempat di pelosok Jawa, baik itu di Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

4. Pembangunan Masjid

Bina Masjid

Sejak tahun 2006 M/1426 H, Yayasan al-Madinah menyalurkan bantuan pembangunan masjid bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan kerja keras dan tekad kuat, syukur alhamdulillah, telah dapat membangun masjid lebih kurang 97 masjid.

5. Pembagian Buku-Buku Keagamaan

6. Al-Qur’an untuk semua

Menyalurkan mushaf al-Qur’an untuk seluruh kaum muslimin sebagai upaya mendekatkan umat terhadap kitab sucinya.

7.Cinta Yatim

images

 

Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat, tetapi kebajikan itu adalah (kebajikan) orang yang beriman kepada Allah, hari akhir, malaikat-malaikat, kitab-kitab, dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang miskin, orang yang dalam perjalanan (musafir), peminta-minta dan untuk memerdekakan hamba sahaya, yang melaksanakan salat, membayar zakat, orang-orang yang menepati janji apabila berjanji, orang-orang yang sabar dalam kesulitan dan penderitaan, dan pada masa peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar dan mereka itulah orang yang bertakwa. (QS. Al-Baqarah [2]: 177)

 

من ضم يتيما بين أبوين مسلمين فى طعامه و شرابه حتى يستغني عنه وجبت له الجة.

“Barang siapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim diantara dua orang tua yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga.” [HR. Abu Ya’la & Thobroni, Shohih at-Targhib, Al-Albany: 2543]

 

Ada seorang laki-laki yang datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengeluhkan kekerasan hatinya. Nabi pun bertanya: Sukakah kamu jika hatimu menjadi lunak, dan kebutuhanmu terpenuhi? Kasihilah anak yatim, usaplah mukanya, dan berilah makan dari makananmu, niscaya hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi.” [HR Thabrany, Targhib, al-Albany: 254]

 

Lampiran:

Gerakan “Cinta Yatim” (memberikan santunan kepada anak-anak yatim)

Santunan anak yatim ketika peresmian masjid

8. Jalinan Amal Sosial Kemanusiaan Al-Madinah (JASKA)

Program ini membantu dalam setiap musibah yang menimpa saudara-saudara sesama muslim. Misalnya saja musibah gempa yang terjadi di Jogjakarta pada tahun 2006 M, atau musibah tsunami yang terjadi di Pangandaran pada tahun 2007, atau musibah banjir di Karanganyar, Jawa Tengah di penghujung tahun 2007. Yayasan al-Madinah mendapatkan kepercayaan yang begitu besar dari masyarakat untuk menyalurkan bantuan-bantuan tersebut kepada para korban yang berhak menerimanya. Bantuan tersebut berwujud bantuan fisik, seperti: selimut, pakaian, tenda-tenda darurat, rumah sederhana, bantuan untuk makanan pokok, pemeriksaan kesehatan, bantuan dana untuk memulihkan sector ekonomi warga yang tertimpa musibah dan bantuan psikologis pasca trauma dengan memberikan siraman rohani bagi para korban tersebut.