Pages Menu
Categories Menu

Posted by on Aug 27, 2015 in Artikel | 0 comments

Setiap Kebaikan Adalah Sedekah

Setiap Kebaikan Adalah Sedekah

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda; «كُلُّ مَعْرُوفٍ صَدَقَةٌ » “Setiap kebaikan adalah sedekah” (HR. Bukhari) Pelajaran hadits: Hadits ini adalah dalil yang menunjukkan bahwa setiap kebaikan yang dilakukan manusia dengan niat baik tergolong sedekah yang diganjar pahala oleh Allah Ta’ala. Hadits ini menunjukan pula bahwa sedekah tidak terbatas pada apa yang dikeluarkan seseorang berupa harta. Maka setiap yang mampu berbuat baik terhitung sebagai orang yang bersedekah, baik kaya maupun faqir. (Diterjemahkan oleh Syamsuddin Al-Munawiy dari Kitab Tuhfatul Kiram Syarh Bulughil Maram, Kitabul Jami’ Bab Al-Birr was-Shilah, halaman: 596, karya Syekh. DR. Muhammad Luqman As-Salafi hafidzahullah, terbitan Darud Da’i Lin Nasyri Wat Tauzi’ Riyadh Bekerjasama dengan Pusat Studi Islam Al-Allamah Ibn Baz India). sumber  ...

Read More

Posted by on Jul 20, 2013 in Artikel | 0 comments

Agar Kita Cinta Al Quran

Agar Kita Cinta Al Quran

Apabila kita memperhatikan keadaan kita saat ini, maka akan di dapati bahwa masih banyak di antara kaum Muslimin yang amat jauh dari Al Quran, bahkan begitu sangat jauhnya mereka dari petunjuk dan pengajaran yang ada di dalam Al Quran. Di antara mereka ada yang tidak mau atau malas membaca Al Quran, sebagian lagi ada yang membacanya hanya ketika waktu shalat saja atau membacanya ketika ada acara-acara perlombaan saja. Ada pula yang membacanya hanya ketika dalam kondisi terjepit dan kesulitan. Ada juga yang sekedar membaca Al Quran, namun tidak mau mentadabburinya  (memperhatikan arti, maksud dan isinya), atau membacanya tapi tidak mau mangamalkannya. Bahkan, yang paling parah adalah ada orang yang menolak sebagian ayat-ayat-Nya dan selalu mempermasalahkannya. Mengapa demikian? Apa sebabnya? Penyebab utamanya adalah tidak adanya kecintaan kepada Al Quran. Rasa cinta kepada Al Quran itu telah redup dan menghilang atau bahkan rasa cinta itu telah mati. Sesungguhnya jika hati ini cinta kepada sesuatu, maka dia akan tertambat dan bergantung kepadanya, selalu merasakan kesenangan bersamanya dan  kerinduan ingin bertemu dengannya serta...

Read More

Posted by on Jul 20, 2013 in Artikel | 0 comments

Bagaimana Cara Memahami Alquran

Oleh : Ustadz Alfi Syahar M.A MEMAHAMI AYAT DENGAN AYAT Menafsirkan satu ayat Alquran dengan ayat Alquran yang lain, adalah jenis penafsiran yang paling tinggi. Karena ada sebagian ayat Alquran itu menerangkan makna ayat-ayat yang lain. Contohnya ayat, yang artinya : “ Ketahuilah, sesungguhnya wali-wali Allah itu tidak pernah merasa cemas dan tidak pula merasa bersedih hati.” [QS.Yunus : 62]. Lafadz Auliya’ (wali-wali), ditafsirkan dengan ayat berikutnya yang artinya : “ Yaitu orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertaqwa.” [QS.Yunus : 63]. Berdasarkan ayat di atas maka setiap orang yang benar-benar mentaati perintah-perintah Allah dan meninggalkan larangan-larangan-Nya, maka mereka itu adalah Wali Allah. Tafsiran ini sekaligus sebagai bantahan orang-orang yang mempunyai anggapan, bahwa Wali itu ialah orang yang mengetahui perkara-perkara ghaib, memiliki kesaktian, di atas kuburnya terdapat bangunan kubah yang megah, atau keyakinan-keyakinan yang bathil yang lain. Dalam hal ini, Karomah bukan sebagai syarat untuk membuktikan orang itu wali atau bukan. Karena Karomah itu bisa saja tampak bisa juga tidak. Adapun hal –hal yang aneh yang ada pada diri sebagian orang-orang sufi dan...

Read More

Posted by on Jul 20, 2013 in Artikel | 0 comments

Mulia Dan Hina Karena Al-Qur’an

Oleh: Ihsan Athif Bahwa Al-Quran merupakan wahyu Allah, bahwa Al-Quran adalah kitab suci umat Islam, bahwa Al-Quran adalah petunjuk bagi bagi kaum muslimin, ini semua sudah kita ketahui sejak pertama kali dikenalkan tentang agama Islam, entah oleh orang tua kita di rumah, ustadz kita di madrasah, atau guru kita di sekolah, atau oleh siapapun yang telah memberikan pengetahuan dasar ini kepada kita. Namun, yang menjadi pertanyaan –yang ini harus ditujukan kepada masing-masing kita- adalah seberapa dalam kita mengetahui isinya? Seberapa jauh kita mengamalkan perintah dan larangan yang termaktub di dalamnya? Mungkin terlalu ‘berprasangka baik’ jika melontarkan pertanyaan seperti itu; pertanyaan ‘sederhana’ yang bisa jadi lidah kita akan kelu ketika menjawabnya adalah seberapa sering kita membaca Al-Quran? Ya, pertanyaan ‘sederhana’ yang tidak perlu dijawab dengan lisan kita. Tapi sebuah pertanyaan yang sebenarnya menuntut pengamalan kita. Ketika kita jauh dari kemuliaan Harus kita akui, bahwa umat Islam saat ini tengah mengalami keterpurukan yang begitu dahsyat. Keterpurukan yang sudah mencapai titik nadir, kemunduran yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah panjang peradaban...

Read More

Posted by on Jul 20, 2013 in Artikel | 0 comments

Menghafal Al Qur’an

Menghafal Al-Qur’an (Al-Hifdz At-Tarbawi) Sesungguhnya, menghafal Al-Qur’an dalam bentuk Al-Hifdz At-Tarbawi (hafalan untuk pendidikan) terangkum dalam tahapan-tahapan berikut ini. 1. Sebaiknya, permulaan hafalan Al-Qur’an dimulai dari surat An-Naas lalu Al-Falaq, yakni kebalikan dari urutan surat-surat Al-Qur’an. Cara seperti ini akan memudahkan tahapan dalam perjalanan menghafal Al-Qur’an serta memudahkan latihan dalam membacanya dalam shalat baik bagi murid yang masih kecil atau yang sudah dewasa. Metode pengelompokkan berdasarkan surat lebih mudah dibandingkan dengan pengelompokkan berdasarkan juz. 2. Membagi hafalan menjadi dua bagian: Pertama, hafalan baru, Kedua, membaca Al-Qur’an ketika shalat. 3. Mengkhususkan waktu siang, yaitu dari fajar hingga Maghrib untuk hafalan baru. 4. Mengkhususkan waktu malam hari, yaitu dari adzan Maghrib hingga adzan Fajar untuk membaca Al-Qur’an didalam shalat. 5. Membagi hafalan baru menjadi dua bagian: Pertama, hafalan dan kedua, pengulangan. Hafalan sebaiknya ditentukan waktunya setelah shalat Fajar dan setelah Ashar, sedangkan pengulangan dilakukan setelah shalat sunnah atau wajib sepanjang siang hari. 6. Meminimalkan kadar hafalan baru dan lebih fokus pada pengulangan ayat-ayat yang telah dihafal. 7. Membagi ayat-ayat yang telah dihafal...

Read More