Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted by on Apr 8, 2016 in Artikel, Blog | 0 comments

Dan dari Semut pun kita bisa belajar….

Dan dari Semut pun kita bisa belajar….

حَتَّىٰ إِذَا أَتَوْا عَلَىٰ وَادِ النَّمْلِ قَالَتْ نَمْلَةٌ يَا أَيُّهَا النَّمْلُ ادْخُلُوا مَسَاكِنَكُمْ لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَانُ وَجُنُودُهُ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ

“Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari”. (QS.An Naml: 18).

Pelajaran yang bisa diambil dari binatang yang bernama semut:
– Semut adalah binatang yang tidak rela sahabatnya jatuh dalam kebinasaan.(Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya)
– Semut adalah binatang yang ingin kebaikan bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga merambah kepada yang lain.(Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya)
– Semut adalah binatang yang apabila melarang sesuatu dijelaskan apa alasannya.(agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya)
– Semut adalah binatang yang obyektif jika berkata (tidak menambah atau mengurangi) (agar kamu tidak diinjak)
– Semut adalah binatang yang membiasakan berhusnudzan.(sedangkan mereka tidak menyadari).

Ayooo jangan kalah sama SEMUT…

Ustadz Abu Yusya’, S.Pd.I

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


5 + 1 =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>